Trump Ungkap Putaran Kedua Perundingan Damai AS-Iran Bakal Dimulai Kamis
IDN BUZZ – Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengungkap bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran akan segera kembali digelar. Trump mengatakan kepada media bahwa putaran kedua pembicaraan kemungkinan akan berlangsung dalam dua hari ke depan, yakni Kamis ini di Islamabad, Pakistan.
Trump menyarankan para pihak yang terlibat tetap berada di lokasi karena apa pun bisa terjadi dalam 48 jam ke depan, menandakan upaya lanjutan untuk menemukan jalan keluar dari konflik yang telah berlangsung berminggu-minggu.
Rencana ini muncul setelah putaran pertama negosiasi di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan hasil permanen, meski ada gencatan senjata sementara.
Trump: Diplomasi AS-Iran Segera Dibuka Lagi, Target Kamis
Dalam wawancara media internasional, Trump membocorkan bahwa putaran kedua perundingan damai AS-Iran diperkirakan dimulai pada hari Kamis. Trump menjelaskan bahwa hal itu bisa terjadi dalam 2 hari ke depan dan Amerika Serikat siap kembali ke meja dialog di bawah mediasi Pakistan.
Menurutnya, negosiasi lanjutan ini merupakan kelanjutan dari pembicaraan sebelumnya yang cukup intens, meski tidak mencapai kesepakatan. Islamabad sendiri disebut sebagai lokasi favorit untuk putaran baru tersebut karena Pakistan bersikeras menjadi mediator.
Upaya diplomatik ini dipandang sebagai langkah penting untuk meredakan peperangan yang telah memicu ketegangan di kawasan dan mengganggu stabilitas global.
AS dan Iran Disiapkan Kembali ke Meja Perundingan, Trump Sebut Kamis Jadi Pilihan
Presiden Trump secara terbuka mengisyaratkan rencana dilanjutkannya perundingan damai dengan Iran dalam beberapa hari mendatang — kemungkinan puataran kedua dimulai Kamis. Trump menyampaikan bahwa dialog tersebut bisa berkembang pesat berkat dukungan dari negara mediator, terutama Pakistan, yang menawarkan lokasi Islamabad untuk pembicaraan lanjutan.
Walau putaran pertama tidak mencapai hasil final, Trump mengatakan masih ada ruang negosiasi terutama untuk isu-isu yang menjadi tajuk utama, seperti program nuklir dan konflik di Selat Hormuz.
Spekulasi soal kepemimpinan delegasi AS juga mencuat, termasuk kemungkinan Wakil Presiden JD Vance kembali memimpin tim negosiasi.