Banjir kembali melanda Kabupaten Demak dan merendam 12 desa di sejumlah kecamatan. Air menggenangi permukiman warga serta lahan pertanian akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai.
Kondisi ini memaksa warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.
Dampak bagi Warga
Genangan air menyebabkan aktivitas warga terganggu. Sejumlah rumah terendam, sementara akses jalan desa sulit dilalui kendaraan.
Sebagian warga memilih bertahan, sementara lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca juga:PSIM Melesat, Target Bertahan di Super League
Upaya Penanganan Darurat
Pemerintah daerah bersama tim terkait melakukan penanganan darurat. Bantuan logistik dan pemantauan kondisi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak.
Petugas juga bersiaga menghadapi kemungkinan kenaikan debit air.
Antisipasi Banjir Berulang
Banjir di Demak menjadi perhatian karena kerap terjadi saat musim hujan. Pemerintah diharapkan mempercepat langkah antisipasi jangka panjang, termasuk perbaikan sistem drainase dan tanggul.
Warga diminta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.