Pelatih tim lawan melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti kepada Brahim Diaz. Keputusan tersebut dinilai kontroversial dan merugikan timnya.
Insiden terjadi saat Brahim Diaz terjatuh di kotak penalti setelah terjadi kontak dengan pemain bertahan. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih meski mendapat protes keras.
Pelatih lawan menilai kontak yang terjadi tidak cukup kuat untuk disebut pelanggaran. Ia menyebut keputusan wasit terlalu mudah memberikan penalti.
Menurutnya, keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan. Momentum yang sebelumnya seimbang beralih setelah penalti berhasil dieksekusi.

Baca juga:Brahim Diaz Menangis Usai Maroko Gagal Juara
Pelatih juga menyoroti penggunaan VAR dalam situasi tersebut. Ia menilai tayangan ulang seharusnya bisa memberikan sudut pandang berbeda.
Meski demikian, pihak wasit tetap pada keputusannya. VAR dinyatakan tidak menemukan kesalahan jelas dalam keputusan awal.
Brahim Diaz sendiri tampil percaya diri saat mengeksekusi penalti. Gol tersebut menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Pelatih lawan mengaku kecewa namun memilih fokus pada laga berikutnya. Ia berharap konsistensi kepemimpinan wasit bisa lebih baik ke depan.
Kontroversi penalti kembali menjadi sorotan di kompetisi tersebut. Banyak pihak menilai standar keputusan wasit perlu evaluasi menyeluruh.